Rudiantara Terus ‘Mengejar’ BI untuk Percepat Izin E-Money

Rudianta, Menteri Komunikasi dan Informatika meminta Bank Indonesia (BI) untuk segera membereskan masalah uang elektronik terkait dengan perizinannya. Ia meminta BI untuk menyelesaikan perizinian e-money (uang elektronik) milik e-commerce yang mana sempat bermasalah. Ia juga mengungkapkan bahwa percepatan itu sangat dibutuhkan guna menyongsong target evaluasi dari e-commerce pada tahun 2020 mendatang.

Minta Selesaikan Target

Rudiantara mengatakan, “Kalau kita mau ngejar target US$130 milyar pada tahun 2020 maka kita harus bergerak cepat. Kita semua. Tidak boleh kok dilambat-lambatin.” Pria yang juga akrab disapa dengan Chief RA itu oun melihat e-commerce ini sebagai ekosistem yang mana terdiri dari berbagai macam sektor pendukung seperti mulai dari logistik sampai dengan pembayaran.

Ia mengharapkan hal yang selaras di mana semua sektor pendukung itu bisa berjalan dengan lancar sehingga target ekonomi pemerintah pada industri e-commerce tidak meleset. “Ya, tentu saja saya berharap bisa dibantu lebih cepat karena ekosistem kan juga harus jalan bersamaan. Tak bisa sepotong-sepotong nanti pincang,” ungkapnya ketika ditemui hari Rabu (10/1) kemarin.

Dompet Elektronik Sejumlah e-Commerce dibekukan BI

Bukalapak dan juga Tokopedia yang bisa menjadi contoh e-commerce yang mempunyai dompet digital. Namun sayangnya mereka kena ’tilang’ dari BI. Fitur di mana ada isu ulang uang elektronik mereka dibekukan bersama dengan PayTren dan Shopee yang mana sudah berlangsung selama 1 tahun. Pasalnya hal ini dilakukan BI karena menilai mereka semua belum siap dan bagus dalam memenuhi semua perijinan sebelum beroperasi.

Pendiri dan juga sekaligus CEO Bukalapak,Achmad Zaky pasalnya berpendapat bahwa proses perizinan yang mana diminya oleh BI dianggap terlalu lama. Sejak tanggal 2 Oktober 2017 sampai dengan hari ini fitur BukaDompet yang ada di Bukalapak belum juga bisa digunakan.

Zaky pun mengaku bahwa sampai saat ini belum mendapatkan informasi judi bola apa pun mengenai pembukaan BukaDompet. Dari kabar paling baru yang ia terima, BI katanya bakal memberikan pemberitahuan pada akhir tahun 2017 kemarin. “Menurut saya sudah sangat lama bahkan terlalu lama dan jujur cukup merugikan ekosistem kami. Pasalnya UKM kami ini banyak yang menggunakan fitur BukaDompet,” ujar Zaky saat disinggung soal ini.

Zaky juga mengklaim bahwa pembayaran menggunalan BukaDompet ini sebelumnya menempati peringkat kedua sesudah pembayaran melalui transfer ATM. Dan berdasarkan data yang ia miliki, kurang lebih 20% dari total transaksi diselesaikan melalui BukaDompet. “Jadi saat BukaDompet ditutup sekitar ya 20% potensi UKM itu akan hilang,” tukasnya.

Fitur BukaDompet yang mana juga sangat diperlukan oleh customer Bukalapak dan Tokopedia atau e-commerce yang lainnya pasalnya berguna bagi mereka. Mereka yang sudah terbiasa dengan pembayaran lewat BukaDompet merasa hal ini sangat memberatkan mereka. Waktu yang tadinya bisa dengan efisien digunakan malah sekarang tidak bisa. Ditambah lagi dengan makin lamanya ini berlangsung, nasib UKM yang ada juga semakin tidak jelas. Oleh sebab itu Rudianta menegaskan pada BI untuk segera memproses ini dan menyelesaikannya.

BI juga didesak oleh Ketua Lembaga Perlindujgan Konsumen Swadaya Masyarakat, David Tobing untuk melaksanakan fungsi pengawasan dalam kegiatan penyelenggaraan uang elektronik. David pun mengatakan bahwa ia sudah mengirimkan surat kepada BI yang mana menjelaskan dari beberapa pemberitaan media massa dan juga hasip pengamatannya dalam penyelenggaraan kebijakan e-money (uang elektronik), sudah ditemukan hal-hal yang mana mesti menjadi perhatian dari BI dan salah satunya adalah masalah ini.

 

The Greatest Showman dan Coco Bawa Pulang Penghargaan di Golden Globes 2018

Kabar baik datang dari beberapa film yang mendapatkan penghargaan di ajang Golden Globes 2018. Salah dua di antaranya ada The Greatest Showman dan juga Coco.

The Greatest Showman Raih Lagu Terbaik

Film pertama yang akan kita bahas di mana mendapatkan penghargaan adalah The Greatest Showman. Film ini mendapatkan penghargaan sebagai Lagu Orisinil Terbaik untuk film dengan lagunya yang berjudul This Is Me. Lagu ini pasalnya sudah berhasil menyingkirkan empat nominasi lagu orisinil yang lainnya yaitu Home (Ferdinand), Remember Me (Coco), Mighty River (Mudbound) dan juga The Star (The Star).

Orang yang menggarap lagu untuk The Greatest Showman pasalnya memberikan ucapan syukur. “Terima kasih pada para kru dan juga bintang, khususnya aktor yang mana terlalu tampan, Hugh Jackman,” kata Justin Paul dan Benj Pasek yang menggarap lagu tersebut. This Is Me sendiri adalah lagu yang mana mengiringi jalannya cerita drama musical, The Greatest Showman. Senandung tersebut dinyayikan oleh penyanyi wanita yang ada di sana, Keala Settle, penyayi wanita berjenggot. Saat itu, ia memimpin para anggota sirkus yang merasa mereka terabaikan untuk bernyanyi bersama-sama.

Lagu yang seperti disinggung di atas, diciptakan oleh Justin Paul dan Benj Pasek itu mengajak semua pendengarnya untuk bisa percaya diri dan jangan mudah untuk menyerah. Salah satu liriknya: “When the sharpest words wanna cut me down/ I’m gonna send a flood, gonna drown them out/ I am brave, I am bruised/ I am who I’m meant to be, this is me.”

Selain masuk ke dalam nominasi Golden Globe 2018, lagu ini juga meraih nominasi Critics’ Choice Movie Awards, dalam kategori Lagu Terbaik. Namun ajang tersebut masih akan digelar pada tanggal 11 Januari 2018 mendatang.

Film The Greatest Showman sendiri menceritakan perjalanan sirkus PT Barnum yang dibintangi oleh Hugh Jackman, Rebecca Ferguson, Zendaya dan Zac Efron. Film ini juga masuk dalam dua nominasi lainnya yakni Film Terbaik Musikal atau Komedi, dan Aktor Terbaik Musikal atau Komedi atas nama Hugh Jackman.

Coco Raih Penghargaan Animasi Terbaik

hal bahagia serupa juga didapatkan oleh Coco di mana film animasi garapan Disney dan Pixar itu bisa memenangkan kategori Film Animasi Terbaik. Sinema dewa poker yang dibuat oleh Lee Unkrich tersebut berhasil mengalahkan karya animasi yang juga tak kalah gemilangnya yakni The Boss Baby, Ferdinand, Loving Vincent, dan The Breadwinner.

“Terimakasih sebanyak-banyaknya pada kru Coco yang mana sudah berkerja selama bertahun-tahun untuk cerita yang amat sangat luar biasa uniknya, soal orang Meksiko dan juga kebudayaannya. Muchas Gracias!” ungkap Unkrinch di dalam pidato kemenangannya dalam ajang Golden Globes 2018 yang dihelat hari Minggu (7/1) waktu setempat.

Coco sendiri berkisah tentang anak 12 tahun bernama Miguel Rivara yang secara tidak sengaja berpindah dari dunia manusia ke dunia arwah pada momen Hari Orang Mati di Meksiko dan akhirnya ia bisa menemukan identitas leluhurnya. Miguel sendiri dalam kisah Coco ini selalu berkeinginan untuk bisa menjadi musisi dan juga menggunakan gitar tradisional Meksiko. Film ini menuai kesuksesan besar baik dari komersil maupun dari kritikus. Film yang mana menuai banyak pujian ini juga mendapatkan pendapatan yakni lebih dari US $500 juta dari seluruh dunia yang menayangkannya, menurut CNN Indonesia dan Box Office.

Kabupaten di Gorontalo Melarang Perayaan Tahun Baru

Perayaan tahun baru memang identik dengan hingar bingar, kembang api bandar togel online dan juga mercon serta terompet. Maka dari itu, pemerintah Kabupaten Bone Bolanggo yang ada di Provinsi Gorontalo melarang hampir seluruh warganya untuk merayakan Tahun Baru. Alasanya karena itu tidak sesuai dengan syariah Islam. Dan masyarakat malahan dihimbau untuk “lebih baik berdoa dan berdzikir” sebagai penggantinya.

Pemerintah setempat mengeluarkan sebuah aturan larangan untuk merayakan tahun baru dan aturan itu resmi dikeluarkan melalui sebuah surat edaran pada hari Rabu (27/12), yang mana memerintahkan seluruh pegawai, mahasiswa dan juga karyawan untuk tidak merayakan kegiatan malam tahun baru yang mana bertentangan dengan syariat Islam.

Rizal A Djunaid selaku Kepala Humas dan juga Proteokler Setda Kabupaten Bone Bolango menyatakan bahwa surat larangan tersebut ditujukan utamanya untuk pemerintah daerah, pemimpin perguruan tinggi, BUMN’BUMD dan juga kantor wilayah kementerian. “Itu suratnya sangat jelas untuk lembaga pemerintahan, untuk kanwil kementrian, untuk kepala SKPD yang mana ada di kabupaten Bone Bolango untuk melarang perayaan tahun baru. Itu nggak ditujukan kepada masyarakat. Kalau masyarakat sendiri sih ya, himbauan aja,” ungkap Rizal dikutip dari BBC Indonesia saat ditemui hari ini, Jumat (29/12).

Secara Eksplisit Juga Bagi Masyarakat

Surat edaran yang memiliki nomor 800/BKPPD/619/XII/2017 itu ditandatangani oleh Sekda Kabupaten Bone Bolango yakni Ishak Ntoma. “Bunyi suratnya itu adalah pelarangan untuk instansi, mahasiswa, dan pegawai untuk tak merayakan kegiatan aktifitas tahun baru,” jelas Rizal lagi.

Meskipun secara eksplisit melarang sebagian besar masyarakat untuk melakukan perayaan malam pergantian tahun, menurut Rizal sendiri dengan adanya surat edaran tersebut maka masyarakat diharapkan bisa menyesuaikan untuk tak merayakan tahun baru dengan menyalakan kembang api. “Biasanya masyarakat diundang untuk perayaannya. Kalau kita punya kegiatan pasti lah melibatkan masyarakat. Otomatis, apabila pemerintah daerah nggak merayakan meskipun tidak ada himbauan secara tertulis berarti otomatis juga masyarakat bisa menyesuaikan. Nggak ada perayaan-perayaan,” ungkapnya lebih lanjut.

Alasan dilarang Perayaan Malam Tahun Baru

Menurutnya, alasan mengapa perayaan malam pergantian tahun baru dilarang karena mayoritas masyarakat Gorontalo adalah Muslim. Perayaan malam tahun baru sendiri dianggap bertentangan dengan prinsip Islam. Oleh sebab itu lah masyarakat di sana dihimbau untuk tak merayakan tahun baru secara berfoya-foya, dengan hingar bingar, kembang api, mercon dan juga terompet. Malahan mereka dihimbau untuk berdoa dan berdzikir.

“Biasanya kita perayaan di Gorontalo itu kan ya, ngga ada kembang api, lebih dominan ke dzikir dan doa,” cetus Rizal lagi.

Salah satu universitas yang mana mempunyai kampus di Bone Bolango adalah Universitas Negeri Gorontalo. Leni, selaku humas dari universitas itu mengatakan bahwa hingga saat ini pihak rektorat belum juga menerima surat edaran itu. akan tetapi secara pribadi, Leni mendukung kebijakan itu. pasalnya, tidak bisa dipungkiri bahwasanya perayaan tahun baru masehi ini dianggapnya bertentangan dengan ajaran Islam yang mana diantut kebanyakan penduduk di Gorontalo dan penduduk yang ada di provinsi yang berlokasi di Sulawesi bagian utara itu.

“Ini kami kan di sini memang mayoritasnya Muslim. Dan kebetulan saya muslim, memang ya itu sih dalam agama kami memang tak ada perayaan seperti itu. tahun baru kami ya 1 Muharram,” ungkapnya menjelaskan.

Belum lagi ia menambahkan bahwa di perayaan tahun baru, jalanan dipenuhi dengan panggung hiburan yang sering sekali mengganggu lalu lintas dan banyak anak muda yang main petasan.