Guillermo del Toro Bangkitkan Jangly Man dalam Scary Stories to Tell in the Dark

Penggemar-penggemar del Toro di tanah air pastinya sangat bahagia mengetahui fakta bahwa filmnya yang berjudul Scary Stories to Tell in the Dark bakal segera tayang di Indonesia. Film ini pasalnya film yang diangkat dari sebuah buku yang ditulis oleh Alvin Schwartz. Bukunya sendiri diterbitkan pada tahun 1981-1991 yang mana berisikan 25 kisah horor yang digabung menjadi satu. Semua ceritanya dikisahkan berdasarkan legenda urban atau folklore nyata yang sudah diteliti secara langsung oleh Alvin.

Del Toro Bangkitkan Jangly Man dalam Film Ini

Wajar apabila buku itu akhirnya mampu menuai kesuksesan dan laris sampai dengan terjual kira-kira 7 juta kopi di seluruh dunia. Alvin sendiri pasalnya mengatakan bahwa trilogi kesayangannya itu meliputi Scary Stories to tell in the Dark, More Scary Stories to Tell in the Dark dan juga Scary Stories 3: More Tales to Chill Your Bones yang mana pada awalnya terbit pada tahun 1981 dan 1991. Film ini dijanjikan akan menampilkan banyak sekali adegan yang menyeramkan dan juga menegangkan dan dipenuhi dengan makhluk-makhluk yang sangat mengerikan.

Salah satu sosok yang akan muncul di dalam film ini adalah sosok Jangly Man yang tak lain sebuah monster yang wujudnya menyerupai manusia bertubuh sangat tinggi yang tak mengenakan busana. Monster toto hk tersebut berjalan dengan kayang seperti cheerleader dengan tulang yang patah-patah sehingga ia mempunyai cara berjalan yang amat menyeramkan.

Sinopsis Scary Stories to Tell in the Dark

Apakah sebenarnya garis besar dari film Scary Stories to tell in the Dark ini? Jadi film ini memiliki latar tahun 60-an di mana di sana diceritakan sebuah mitos tentang buku yang menyeramkan dan sangat mengerikan. Buku itu pasalnya menghantui sekelompok masyarakat. Kemudian karena penasaran dengan hal tersebut, sekelompok remaja mencoba untuk mencari dan juga menemukan sebuah buku. Bukan buku yang biasa, tapi buku ini berisikan tentang tulisan-tulisan yang amat menyeramkan.

Dan buku ini buka buku fiksi, melainkan buku yang menceritakan seorang wanita bernama Sarah. Sarah menceritakan cerita yang sangat mengerikan yang sangat sering terjadi di dalam sebuah rumah. Tak hanya tentang rumah saja, namun juga tentang hal-hal mengerikan yang sering terjadi pada dirinya. Ada banyak sekali cerita di dalamnya, sehingga buku ini menjadi sangat mengerikan. Tapi tak dengan sekelompok remaja yang penasaran itu. Mereka mencoba mencari tahu bagaimana buku itu bisa menyebarkan kengerian itu. Namun tanpa disadari, kengerian itu malahan sedang menghantui mereka.

Diadaptasi dari Buku

Mungkin bagi anda yang sudah membaca bukunya kedengarannya tidak asing lagi dengan judul film ini. Memang buku ini tak sepopuler buku karya R.L Stine atau Stephen King yang memang menyajikan cerita horor yang bisa membuat anda merinding. Untuk Sebagian orang, tapi untuk generasi yang lahir di masa keemasan buku Scary Stories to Tell in the Dark ini sangat sarat dengan tulisan yang bisa membuat degup jantung anda makin tertekan.

Tak lagi gambar-gambar, namun ilustrasi-ilustrasi lah yang ada di dalam buku ini. Dan ilustrasi-ilustrasi itu adalah ilustrasi yang mengerikan. Bahasanya mudah untuk dipahami pembaca. Nah rencananya ilustrasi-ilustrasi itu lah yang akan dijelaskan di dalam film ini. Jika anda penasaran, tunggu rilis film ini dan anda akan langsung mengetahui ilustrasi macam apa yang bisa membuat bulu kuduk anda merinding.