Captain America Kulit Hitam Pertama: Anthony Mackie

Aktor Anthony Mackie dikabarkan bakal menajdi Captain America berkulit hitam pertama dalam sejarah setelah dipastikan muncu dalam serial The Falcon and the Winter Soldier. “Saat ini di Amerika, saya rasa kita terbuka terhadap ide bahwa wajah saya akan mewakili kita, sebagai negara,” ungkap Mackie dikutip dari CNN Indonesia.

Anthony Mackie Jadi Captain America Kulit Hitam Pertama

Kemudian ia berkata, “Dan ras saya mewakili kita sebagai negara karena kami benar-benar telah membaur. Jadi tak ada penampilan khas Amerika. Kita semua Amerika,” imbuhnya.

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan bahwa ia ingin karakter Captain America yang diperankannya ini bisa mewakili tiap orang, bukan Cuma beberapa kelompok saja.

Serial The Falcon and the Winter Soldier bakal rilis pada Agustus 2020 mendatang lewat layanan Disney+. Walaupun bukan film, serial ini pasalnya masih tergabung dalam lini masa MCU (Marvel Cinematic Universe) fase keempat. Mackie pun menjelaskan bahwa serial ini bakal membuat penonton lebih kenal dengan karakter Sam Wilson yang diperankannya. Tak Cuma itu, di serial ini, penonton juga akan mengenal lebih jauh karakter Bucky Barnes (Sebastian Stan) sebagai manusia biasa.

“Jadi, saya sangat senang orang-orang melihat sisi lain dari Sam, karena di Avengers dan Captain America, dia hanya muncul sebentar saat dibutuhkan Steve. Namun sekarang, kalian bisa melihat kehidupan rumah tangganya,” ungkap Mackie lagi.

Syuting The Falcon and the Winter SoldierSempat Tertunda Karena Gempa

Proses syuting serial The Falcon and the Winter Soldier sendiri tak berjalan dengan mulus. Pengambilan gambar yang mana berlangsung di Puerto Rico harus terpaksa ditunda karena musibah gempa. Melansir dari CNN Indoensia, Puerto Rico pasalnya dilanda gempa sebanyak 2 kali saat itu.

Gempa pertama terjadi di hari Selasa, 7 Januari 2020 lalu dengan kekuatan 6.4 magnitudo, dan gempa yang kedua terjadi 4 hari setelahnya, 11 Januari 2020, dengan kekuatan 5.9 magnitudo.

Kemudian kru dan juga aktor The Falcon and the Winter Soldier dijadwalkan tiba di Puerto Rico pada tanggal 14 Januari 2020 lalu. Mereka sebenarnya berencana bakal menghabiskan waktu selama 2 minggu untuk syuting, akan tetapi semua jadwal tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya.

The Falcon and the Winter Soldier adalah salah satu serial Marvel yang bakal tayang lewat streaming Disney+ dengan bintang Anthony Mackie sebagai Sam Wilson atau yang lebih dikenal dengan Falcon dan Sebastian Stan sebagai Bucky Barnes atau yang dikenal juga dengan Winter Soldier.

Memang sampai dengan saat ini masih belum diketahui dengan pasti apa cerita dari The Falcon and the Winter Soldier ini. Yang jelas adalah latar waktunya setelah film Avengers: Endgame (2019) di mana Captain America yang diperankan oleh Chris Evans telah pension. Kemudian ia memberikan tameng kebanggaannya pada Sam Wilson (Anthony Mackie).

Musim pertama The Falcon and the Winter Soldier bakal berisikan 6 buah episode. Tapi sampai sekarang belum diketahui dengan pasti berapa lama durasi togel untuk per episodenya.

Nampaknya penggemar Marvel sudah tidak sabar menyaksikan serial ini mengingat setelah Avengers: Endgame (2019), rasa-rasanya Marvel masih lama akan merilis film. Namun setelah The Falcon and the Winter Soldier yang akan tayang pada Agustus 2020, akhir tahun 2020, tepatnya Desember 2020, Marvel akan merilis serial Wandavision yang akan fokus pada karakter Wanda.

The Greatest Showman dan Coco Bawa Pulang Penghargaan di Golden Globes 2018

Kabar baik datang dari beberapa film yang mendapatkan penghargaan di ajang Golden Globes 2018. Salah dua di antaranya ada The Greatest Showman dan juga Coco.

The Greatest Showman Raih Lagu Terbaik

Film pertama yang akan kita bahas di mana mendapatkan penghargaan adalah The Greatest Showman. Film ini mendapatkan penghargaan sebagai Lagu Orisinil Terbaik untuk film dengan lagunya yang berjudul This Is Me. Lagu ini pasalnya sudah berhasil menyingkirkan empat nominasi lagu orisinil yang lainnya yaitu Home (Ferdinand), Remember Me (Coco), Mighty River (Mudbound) dan juga The Star (The Star).

Orang yang menggarap lagu untuk The Greatest Showman pasalnya memberikan ucapan syukur. “Terima kasih pada para kru dan juga bintang, khususnya aktor yang mana terlalu tampan, Hugh Jackman,” kata Justin Paul dan Benj Pasek yang menggarap lagu tersebut. This Is Me sendiri adalah lagu yang mana mengiringi jalannya cerita drama musical, The Greatest Showman. Senandung tersebut dinyayikan oleh penyanyi wanita yang ada di sana, Keala Settle, penyayi wanita berjenggot. Saat itu, ia memimpin para anggota sirkus yang merasa mereka terabaikan untuk bernyanyi bersama-sama.

Lagu yang seperti disinggung di atas, diciptakan oleh Justin Paul dan Benj Pasek itu mengajak semua pendengarnya untuk bisa percaya diri dan jangan mudah untuk menyerah. Salah satu liriknya: “When the sharpest words wanna cut me down/ I’m gonna send a flood, gonna drown them out/ I am brave, I am bruised/ I am who I’m meant to be, this is me.”

Selain masuk ke dalam nominasi Golden Globe 2018, lagu ini juga meraih nominasi Critics’ Choice Movie Awards, dalam kategori Lagu Terbaik. Namun ajang tersebut masih akan digelar pada tanggal 11 Januari 2018 mendatang.

Film The Greatest Showman sendiri menceritakan perjalanan sirkus PT Barnum yang dibintangi oleh Hugh Jackman, Rebecca Ferguson, Zendaya dan Zac Efron. Film ini juga masuk dalam dua nominasi lainnya yakni Film Terbaik Musikal atau Komedi, dan Aktor Terbaik Musikal atau Komedi atas nama Hugh Jackman.

Coco Raih Penghargaan Animasi Terbaik

hal bahagia serupa juga didapatkan oleh Coco di mana film animasi garapan Disney dan Pixar itu bisa memenangkan kategori Film Animasi Terbaik. Sinema dewa poker yang dibuat oleh Lee Unkrich tersebut berhasil mengalahkan karya animasi yang juga tak kalah gemilangnya yakni The Boss Baby, Ferdinand, Loving Vincent, dan The Breadwinner.

“Terimakasih sebanyak-banyaknya pada kru Coco yang mana sudah berkerja selama bertahun-tahun untuk cerita yang amat sangat luar biasa uniknya, soal orang Meksiko dan juga kebudayaannya. Muchas Gracias!” ungkap Unkrinch di dalam pidato kemenangannya dalam ajang Golden Globes 2018 yang dihelat hari Minggu (7/1) waktu setempat.

Coco sendiri berkisah tentang anak 12 tahun bernama Miguel Rivara yang secara tidak sengaja berpindah dari dunia manusia ke dunia arwah pada momen Hari Orang Mati di Meksiko dan akhirnya ia bisa menemukan identitas leluhurnya. Miguel sendiri dalam kisah Coco ini selalu berkeinginan untuk bisa menjadi musisi dan juga menggunakan gitar tradisional Meksiko. Film ini menuai kesuksesan besar baik dari komersil maupun dari kritikus. Film yang mana menuai banyak pujian ini juga mendapatkan pendapatan yakni lebih dari US $500 juta dari seluruh dunia yang menayangkannya, menurut CNN Indonesia dan Box Office.