KPK Memeriksa ‘Sopir Setnov’, Hilman

KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa pria yang mengendarai mobil Setya NOvanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, yakni Hilman Mattauch. Pasalnya Hilman berada dengan Setnov pada malam ketika kecelakaan mobil Fortuner milik Setnove menabrak tiang listrik. Ia diperiksa di tengah buran lembaga antirasuah.

Enggan Mengungkapkan Materi Penyidikan

Setelah dirinya diperiksa oleh KPK pada Hari Senin (11/12) kemarin, mantan contributor stasiun TV berita tersebut menolak untuk menjelaskan materi pemeriksaan yang dilakukan oleh beberapa penyidik lembaga antirasuah. Menurut dirinya, pertanyaan yang diajukan oleh awak media judi bola adalah materi penyelidikan. “Biasa tadi sih diperiksa aja, materi penyelidikan itu,” ucap Hilman saat ditemui di gedung KPK yang terletak di Jakarta pada hari Senin kemarin.

Pria yang mana juga pernah menjadi Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen tersebut tidak lanta menjelaskan kebih jauh lagi tentang penyelidikan kasus yang dimaksudkan. Menurut Hilman sendiri, ia tak bisa menjelaskan terkait dengan materi pertanyaan yang mana tadi disampaikan oleh KPK. “Soal materi penyelidiakan itu, enggak enak saya,” imbuhnya.

Ketika ia disinggung penyelidikan dirinya berkaitan dengan kasus dugaan menghalangi atau dengan sengaja merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek mega pengadaan e-KTP dengan tersangkan Setya Novanto, langsung saja ia menampiknya. “Tanya ke KPK saja, tanya juga ke penyidik saja. Saya mesti ke Polda, harus wajib lapor juga nih,” lanjutnya. Hilman sendiri pasalnya dikenai wajib lapor setiap hari Senin dan juga Kamis ke Mapolda Metro Jaya. Ia juga pasalnya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan dan ia dianggap telah lalai dalam berkendara sehingga akibatnya menyebabkan orang lain terluka.

Dikenai Wajib Lapor

Hilman, pria yang sempat menjadi wartawan MetroTV itu akan menjalani wajib lapor di Polda Metro Jaya selama polisi menuntaskan berkas perkara yang menjerat dirinya secara lengkap. Dan wajib lapor yang dikenakan pada dirinya itu dilakukan sebagai bentuk dari pengawasan dan juga guna meminta keterangan tambahan. Hilman sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka yang sudah lalai dalam ebrkendara sehingga menyebabkan orang lainnya terluka. Ia menjadi sopir ketika kecelakaan mobil Fortuner milik Setya Novanto melaju menuju gedung KPK.

AKBP Budiyanto, Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan bahwa wajib lapor yang mana Hilman lakukan sudah berlangsung sejak hari Senin pada tanggal 21 November 2017. Hilman sendiri diwajibkan lapor dua kali yakni tiap hari Senin dan Kamis. Budiyanto mengatakan, “Hilman wajib lapor sudah dari Senin dan seminggu 2 kali wajib lapor ke Polda. Tadi pagi juga ia sudah lapor.”

Hilman dijerat dengan pasal 283 Juncto Pasal 310 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 soal Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Budiyanto juga menambahkan bahwa polisi akan meminta keterangan NOvanto tentang kecelakaan itu. dan pemeriksaan itu bakal tetap dilakukan di KPK kira-kira pada sore hari. Menurutnya juga, kesaksian Novanto juga menjadi sangat penting karena ia adalah saksi yang melihat, mendengar, dan jug mengalami kecelakaan itu. “Keterangan dia, mendengar, menyaksikan dan juga mengalami kejadian itu,” tuturnya.

KPK juga memfasilitasi penyidik dari Polda Metro Jaya yang memeriksa Ketua DPR yang sekarang menjadi tersangkan korupsi e-KTP, Setya Novanto, untuk bisa mendalami kecelakaan mobil yang mana ditumpangi Setnov pada hari Kamis, 16 November 2017 silam. Ketika terjadi kecelakaan dirinya tengah di dalam pencarian KPK.