Indonesia Tempatkan 9 Wakil di China Open Super Series Premier 2017

Dilangsungkan di Haixia Olimpic Sports Center di Fuzhou, China sejak Selasa (14/11), China Open Super Series Premier (SSP) 2017 resmi dimulai. Di hari kedua penyelenggaraan pada Rabu (15/11) akan ada sembilan wakil Indonesia berjuang demi keluar sebagai yang terbaik. Sembilan wakil Indonesia itu tersebar di sektor tunggal putra, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

 

Hanya saja di hari pertama, Indonesia sudah kehilangan pebulutangkis senior, Sony Dwi Kuncoro. Atlet asal Surabaya itu disingkirkan pemain China, Ren Pengbo dua gim langsung. Dalam pertandingan 47 menit itu, Sony menyerah 16-21 dan 19-21. Cukup menyedihkan karena Sony sempat unggul 16-9 di gim pertama dan membuatnya memelankan tempo permainan yang malah berujung kekalahan.Atas hasil ini, satu-satunya wakil Indonesia yang harus tampil di babak kualifikasi itupun gagal menyusul Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie yang langsung melaju ke babak final.

 

Owi/Butet Tanpa Target, Jonatan Langsung Lawan Lin Dan

 

Dalam pertandingan babak utama hari Rabu (15/11), wakil Indonesia pertama yang berlaga adalah unggulan kedua, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pasangan yang kerap dipanggil Owi/Butet ini bakal menghadapi pasangan ganda campuran asal Denmark, Anders Skaarup Rasmussen/Line Hojmark Kjaerfeldt  yang dimulai pukul 10.45 waktu China.Setelah itu, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan melawan pasangan Korea Selatan yaitu Kim Hye Rin/Lee So Hee. Disusul oleh Jonatan Christie yang bakal melawan Lin Dan.

 

Pertandingan keempat adalah Hendra Setiawan/Tan Boon Heong yang melawan pasangan Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Disusul Mohammad Ahsan/Rian Agung dengan pasangan Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han. Anthony Ginting akan melawan pemain Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Disusul ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto bakal menghadapi wakil China, Zhang Nan/Liu Xuanxuan. Dua pertandingan penutup adalah ganda putra di mana Ricky Karandasuwardi/Anggi Pratama melawan pasangan gadisjp Denmark, Kim Astrup/ Anders dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menghadapi wakil India, Manu Attri/Reddy B Sumeeth.

 

Sektor yang cukup berat sepertinya bakal dihadapi Jonatan yang langsung berjumpa Lin Dan. Melawan unggulan ketiga, pemain berusia 20 tahun itu dituntut percaya diri. Terakhir kali, Jojo kalah dua gim langsung yakni 14-21, 19-21 pada Australia Open 2017. Pelatih tunggal putra, Hendry Saputra pun berharap jika Jojo tampil ngotot dan ulet supaya bisa mengatur strategi permainan.

 

Sementara itu Owi/Butet yang usai menjadi menjuarai Prancis Open 2017 bermain tanpa target.Pelatih ganda campuran yakni Richard Mainaky tak mau memberika target kepada Owi/Butet saat main di China dan Hong Kong. Karena memang mereka lebih mengejar gelar juara di World Super Series Final Dubai pada 13-17 Desember 2017 mendatang, seperti dilansir Detik Sport.

 

Menanti Hantaman Marcus/Kevin dan Greysia/Apriyani

 

Dalam gelaran China Open 2016, Indonesia sendiri sukses keluar sebagai juara umum berkat Marcus/Kevin dan Owi/Butet. Tak heran kalau Marcus/Kevin sepertinya mengincar kemenangan lagi. Apalagi Marcus sempat cedera bahu usai tampil di Denmark Open SSP 2017 yang membuat mereka absen di Prancis Open Super Series (SS) 2017. Kini dengan kondisi Marcus sudah mendekati 90%, dirinya siap tampil maksimal dengan Kevin.

 

Selain Marcus/Kevin, harapan tinggi juga muncul dari Greysia/Apriyani. Datang sebagai juara ganda putri Prancis Open SS 2017, mereka tentu mengincar kemenangan demi tampil di Final SS Dubai. Semoga saja kedua pasangan ganda terbaik Indonesia ini bisa memberikan kejutan baru di China.