Kebiasaan Sehari-Hari Masyarakat Mesir Kuno Yang Unik

Saat menonton film tentang mummy atau yang berhubungan dengan Mesir Kuno  mungkin kita berpikir bahwa masyarakat kuno hidup dengan apa adanya karena belum ditemukannya  berbagai teknologi canggih. Tetapi bila berkaitan dengan masyarakat Mesir Kuno para arkeolog justru menemukan fakta bahwa mereka tergolong masyarakat dengan kebudayaan tinggi atau dapat dikatakan berpendidikan. Berikut ini ulasan lengkapnya.

 

Fakta unik kebiasaan sehari-hari masyarakat Mesir Kuno

Ini beberapa fakta unik yang merupakan kebiasaan sehari-hari masyarakat Mesir Kuno.

 

Mempunyai resep tradisional untuk merawat mata

Penyakit umum di kalangan masyarakat Mesir ternyata adalah infeksi mata dan mereka menggunakan beragam resep pengobatan yang cukup ganjil. Salah satunya adalah penggunaan otak manusia serta cat untuk membuat ramuan. Pada catatan kuno tercantum resep tersebut, yaitu, membagi otak manusia menjadi 2 bagian lalu bagian pertama dicampur dengan  madu dan dioleskan pada mata menjelang tidur. Sementara setengah otak sisanya dikeringkan untuk  dioleskan pada mata di  pagi hari.

 

Pembedahan

Ilmu kedokteran masyarakat Mesir Kuno faktanya dapat dibandingkan dengan praktek medis modern saat ini. Para peneliti yang telah membedah mummy temuan pada makam kuno mendapati bahwa pada jenazah-jenazah tersebut terdapat bekas operasi yang cukup  besar seperti transplantasi organ, operasi bypass jantung, hingga operasi plastik. Tapi sayangnya hingga saat ini belum diketahui bagaimana hal ini dapat dilaksanakan karena belum ditemukan catatan tentang ini.

 

Penemu bir

Masyarakat Mesir ternyata merupakan salah satu penemu bir dengan teknik pembuatan yang terbilang sangat baik. Fakta ini diperoleh dari catatan  bahwa para pekerja yang membangun piramida ada yang dibayar dengan bir sejumlah 4 hingga 5 liter per hari.

 

Yang pertama kali membentuk  kepolisian

Satuan kepolisian yang pertama di dunia ternyata dibentuk pada sekitar 1800 – 2050 SM atau pada masa kekuasaan Kerajaan Tengah. Yang menjadi anggotanya adalah para tentara bayaran serta prajurit-prajurit yang loyal terhadap kerajaan. Mereka bertugas untuk melindungi alun-alun kota serta kuil, para pejabat kerajaan, serta para ningrat dari penjahat. Yang lebih menarik, dalam menjalankan tugasnya mereka juga telah memanfaatkan hewan-hewan terlatih seperti anjing dan monyet.

 

Penemu pasta gigi

Beberapa bukti menunjukkan bahwa masyarakat Mesir Kuno telah menggunakan pasta gigi dalam kesehariannya yang terbuat dari campuran batu apung dan kulit telur.

 

Pertama kali menggunakan antibiotika

Secara resmi antibiotika memang ditemukan pertama kali pada abad ke-20, tetapi ternyata para dokter Mesir kuno sebelumnya telah memanfaatkan jamur dari roti untuk menyembuhkan luka yang bernanah atau infeksi.

 

Memisahkan besi dari meteorit

Masyarakat Mesir seharusnya baru mengenal besi beberapa ribu tahun kemudian saat para arkeolog menemukan peninggalan kuno berupa manik-manik logam pada sebuah makam tua. Ternyata dalam sebuah naskah hieroglif mereka menyebutkan bahwa besi adalah logam dari langit yang diduga sebagai meteorit. Mungkin dari sinilah manik-manik tersebut berasal.

 

Kosmetik

Tak hanya wanita, para pria Mesir Kuno juga gemar mengenakan kosmetik. Hasilnya mereka pun tampil tak kalah memukau dengan para wanitanya. Hal ini ternyata  memiliki tujuan yang berkaitan dengan pemujaan kepada Dewa Ra dan Horus atau Dewa Matahari. Masyarakat Mesir membuat kosmetik mereka dari bijih besi mineral yang dihancurkan sehingga menjadi bubuk kohl. Bahan tersebut lalu dipoleskan pada kelopak mata dan ditambahkan ornament yang terbuat dari tulang, kayu, dan gading. Para wanita juga melukis tangan serta kuku-kuku mereka menggunakan pewarna dari tumbuhan atau henna. Selain itu baik pria atau wanita juga menggunakan parfum togel sydney dalam keseharian mereka yang terbuat dari olahan kayu manis serta minyak.